Saint Joseph Montessori Elementary School dibangun di atas fondasi warisan pendidikan mendalam yang bermula dari Kongregasi Murid-Murid Tuhan (CDD), yang didirikan di Tiongkok pada tahun 1927.

Ketika CDD memperluas misinya ke Indonesia, Romo Joseph Wang mendapat kepercayaan pada tahun 1951 untuk merintis sebuah sekolah di Malang. Berawal dari langkah penuh keberanian mengambil alih sebuah gedung eks-sekolah Belanda yang rusak, dan hanya memiliki empat orang siswa pada tahun 1952, institusi ini bertumbuh luar biasa melintasi berbagai dekade. Institusi yang kemudian mengukuhkan namanya sebagai Kolese Santo Yusup pada tahun 1959 ini terus memperluas dedikasinya dengan membuka kampus Blimbing pada tahun 1974, memantapkan perannya dalam membentuk generasi penerus bangsa.

Dengan membawa warisan luhur tersebut ke era modern, Kolese Santo Yusup terus berinovasi, salah satunya melalui komitmen kuat terhadap filosofi Montessori pada pendidikan anak usia dini. Digerakkan oleh visi untuk menghadirkan perjalanan belajar yang berkesinambungan dan holistik, yayasan menorehkan tonggak sejarah baru dengan mendirikan program Toddler dan Kindergarten di Saint Joseph Montessori School, yang kemudian berlanjut dengan mendirikan Saint Joseph Montessori Elementary School pada tahun 2025. Pengembangan ini memastikan bahwa setiap anak dapat meneruskan pertumbuhan mereka di lingkungan yang secara konsisten memupuk kemandirian, rasa ingin tahu alami, dan kecintaan belajar seumur hidup di sepanjang tahun-tahun sekolah dasar mereka.